Wisata Pulau Seribu yang Menakjubkan Part 1

Berwisata merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bertujuan untuk menyegarjkan otak dan meregangkan otot dari rutinitas sehari-hari yang menyita banyak tenaga dan pikiran. Hari libur adalah momen terbaik bersama keluarga, menikmati berbagai fasilitas wisata yang disajikan oleh tempat-tempat wisata. Keindahan alam merupakan fasilitas wisata yang banyak diburu oleh para wisatawan terutama para pecinta alam. Di Indonesia banyak sekali tempat wisata alam yang sangat indah dan mengesankan, salah satunya yakni Kepulau Seribu. Gugusan pulau kecil-kecil berjumlah sekitar 86 pulau yang berada di sebelah utara Jakarta. Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan adalah kawasan pelestarian alam bahari di Indonesia yang terletak kurang lebih 45 km dari letak geografis 5°23’ – 5°40’ LS, 106°25’ – 106°37’ BT sebelah utara Jakarta.

Petualangan Kepulauan Seribu

download

Berlandaskan peringatan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2015, kami melangkahkan kaki dalam perjalanan untuk menggapai mimpi. Belajar tentang alam dan yang terpenting pembelajaran terhadap diri, belajar memegang tanggung jawab berkomitmen, betapa susahnya mencari uang, merasakan ditolak, rasanya memberi dan berbagi, mengolah akhlaq dan belajar mensyukuri atas semua Nikmat yang Allah Anugerahkan kepada kami.

Ya inilah salah satu perjalanan yang mengesankan dalam perjalanan hidup kami. Putra-putri terbaik bangsa yang begitu semangat membuat jejak-jejak berarti dalam hidup mereka, perjalanan menuju Kepulauan Seribu. Ini bukanlah perjalanan biasa, bukan sekedar rekreasi ataupun vakansi tapi suatu pembelajaran yang luar biasa yang mereka dapatkan. kelas 3 SD yang sudah belajar susahnya mencari uang untuk membiayai perjalanan ini. Menjual kupon penanaman mangrove yang terjual hingga hampir 100 kupon dengan pendapatan jutaan, menjual bakso dalam acara market day disekolah yang mampu mengumpulkan omset 1 juta rupiah dalam waktu 4 jam, presentasi depan pengunjung di acara Islamic Book Fair Bogor, presentasi di perusahaan dan tempat kerja orang tua, dan mereka menabung dari hasil jualan yang mereka jajakan setiap hari disekolah. MasyaAllah, betapa besar nikmat yang Allah Anugerahkan bagi mereka dan orangtuanya. Alhamdulillah akhirnya kami mendapatkan uang senilai 8 juta-an yang terkumpul hingga H-1 hari.

Bukan hanya itu, mereka berusaha keras untuk mengumpulkan 200 poin sebagai tiket perjalanan ini. Poin-poin yang mereka kumpulkan dari usaha mereka untuk mentaati peraturan dan menghindari pelanggaran. Mulai dari poin solat fardu, membantu teman, menyelesaikan pekerjaan rumah, menghafal Al-Qur’an, muroja’ah, melaksanakan solat Duha di sekolah, menjaga adab-adab berteman dan berinteraksi, dan poin-poin lainnya. Banyak diantara mereka yang mendapatkan minus poin karena pelanggaran-pelanggaran, tapi itu menjadi semangat baru untuk mendapatkan poin plus yang lebih banyak. Hingga H-1 minggu pemberangkatan, banyak diantara mereka yang tidak memenuhi syarat. Disinilah tanggungjawab dan komitmen mereka teruji, perjanjian dan kesepakatan yang kami sepakati sejak awal apakah mereka pegang teguh atau hanya formalitas saja. Dan darisini pulalah peran seorang fasilitator dan orangtua ikut turut andil untuk mendorong mereka agar tetap semangat. MasyaAllah, saya begitu terharu melihat perjuangan mereka dan rasa empati diantara mereka, saling memiliki dan saling bantu diantara mereka ketika teman diantara mereka tidak dapat ikut karena belum memenuhi poin, secara sukarela mereka membantu dan menyemangati. Karena saya tau, mereka merasa perjalanan ini tidak akan sempurna tanpa kelengkapan anggota Telaga. Mereka mengerjakan projek besar untuk mendongkrak poin, projek yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Itu adalah jejak-jejak awal yang baik, jejak yang sesungguhnya saat hari pemberangkatan (H). Berangkat pukul 3 pagi menggunakan mobil menuju stasiun Bogor, naik kereta pertama – mikrolet – kapal penyeberangan antar pulau. Hingga sampai di Pulau Pramuka pukul 11.00 WIB.

Pulau Pramuka

Lelah membawa beban perbekalan kami dalam ransel, kami beristirahat sejenak dipenginapan. Yup, setelah energi pulih, makan siang dan sholat Dzuhur dan Ashar (jama’ taqdim) kami bersiap untuk petulangan di pulau Pramuka.

Pembelajaran tentang Ekosistem Lamun, Mangrove dan Koral

kortgegraasd_zeegras_LR

Urutan Ekosistem terdekat dengan daratan adalah lamun -> mangrove -> koral. Lamun merupakan tanaman sejenis rumput laut berfungsi sebagai tempat kepiting, ikan, udang,  dan biota lain untuk bertelur dan menyimpan telurnya agar tidak diganggu. Lamun ini termasuk tumbuhan karena memiliki ke tiga ciri-ciri tumbuhan, yaitu daun, akan dan batang. Di perairan, biasanya lamun terletak lebih dekatv ke daratan dibandingkan mangrove.

IMG_20151028_150229

Kemudian mangrove adalah tanaman  unik yang memiliki akar nafas yang tumbuh dari batangnya dan memiliki buah. Akar nafas adalah akar yang tumbuh dari batang mangrove yang merupakan jenis akar tunggang. Akar ini digunakan oleh biota laut seperti ikan-ikan, udang, kepiting dan lain-lain untuk melindungi diri dari predator. Sedangkan buah mangrove yang berbentuk panjang seperti batang dengan runcung dibagian ujung. Ujung runcing untuk mempermudah buah menancap dilumpur ketika sudah jatuh dari pohonnya (buah yang sudah matang akan jatuh secara alami dan menancap di lumpur dan kemudian buah tersebut akan tumbuh menjadi tumbuhan baru). Daun mangrove berbentuk menyirip dan tebal karena memiliki lapisan lilin, lapisan lilin ini berfungsi untuk mengatur keseimbangan air dalam tubuh mangrove. Pertumbuhan mangrove termasuk sangat lama, hanya 1cm per tahun. Padahal keberadaan mangrove sangat pentng bagi kelestarian biota laut. Beberapa manfaat mangrove yang lain, yaitu: melestarikan biota laut, tempat produksi ikan dan biota laut, memecah gelombang laut yang akan menyebabkan abrasi pada daerah pantai, mengurangi abrasi daerah pantai.

download (1)

download (2)

Sedangkan koral atau sering disebut terumbu karang, berbeda dengan lamun dan mangrove. Koral termasuk jenis hewan, karena tidak memiliki ciri-ciri tumbuhan (ciri-ciri tumbuhan: terdapat akar, daun dan batang). Koral memiliki bentuk dan warna yang berbeda-beda dan sangat cantik, perbendaan tersebut bergantung pada jenis koral. Warna -warni yang terbentuk pada koral disebabkan adanya susenta. Ternyata dalam satu lubang kecil (pilus) pada koral berisi ratusan bahkan ribuan hewan berukuran sangat kecil (mikro), dan mereka memakan plankton yang terbawa oleh arus laut. Koral sangat sensitif dan mudah rusak, terutama ketika dia tertekan, ditempeli sampah dan perubahan suhu air (meski 1o C). Jika warna koral sudah putih atau abu-abu, hal itu menandakan bahwa koral telah mati dan mengandung zat kapur. Beberapa hal yang menyebabkan koral mati ialah: terinjak oleh manusia, perubahan suhu laut, pemanasan global. Koral berfungsi sebagai tempat tinggan dan tempat bermain ikan-ikan, udang, kepiting dan biota laut lainnya. Jika koral rusak, maka tidak ada tempat tinggal dan tempat bermain bagi biota laut, maka hal ini dapat menyebabkan kepunahan sebagian biota laut.

Transplantasi terumbu karang adalah proses penanaman terumbu karang dari indukan koral yang ditanam menggunakan paralon dan campuran semen dengan garam. Proses awal adalah penanaman selama 1 minggu di laut dangkal, setelah semen yang terbentuk kering maka koral bisa di lepaskan di laut dalam. Proses penumbuhan koral secara manual menghasilkan terumbu karang yang tumbuh lebih cepat dibandingkan pertumbuhan secara alami. Jika secara manual pertumbuhan karang 1 cm perbulan, secara alami dapat membutuhkan waktu 3 bulan untuk pertumbuhan 1 cm.

Secara umum lamun, bakau dan koral berperan penting untuk kelestarian biota laut, karena keberadaan mereka menjadi tampat tinggal, tempat bermain dan tempat berlindung bagi hewan laut seperti ikan, udang, kepiring, dan lainnya dari predator yang mengganggu.

Pembelajaran berharga itu kami dapatkan dari pak Deden (seorang ahli dibidang ini) dan kamipun melakukan observasi secara langsung. Melihat ekosistem lamun dan hutan bakau yang sudah mulai tumbuh di pesisir lantai, belajar menanam bakau, alhamdulillah kami telah menyumbang penanaman 2000 pohon mangrove disini dan transplantasi karang (cara mengembangbiakan koral secara manual dengan kecepatan pertumbuhan 6 kali lebih cepat dibandingkan secara alami dan menananmnya di dasar laut). Semoga mangrove yang kami tanam dan karang yang kami transplan bisa tumbuh besar dengan baik dan bisa membantu kelestarian biota laut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*